Pagi hari ini adalah hari
pertama masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas. Aku adalah seorang anak SMP 5 Sumedang. Pada pagi itu aku berangkat sekolah dengan
penuh semangat 48. Setelah sampai di sekolah aku segera memarkirkan motor, dan
langsung berlari menuju ke kelas untuk meletakkan tas dan langsung berlari ke
lapangan upacara karena upacara bendera hampir dimulai.karena udah telat aku
pun berlari dengan kecepatan penuh. Tiba-tiba, tanpa sengaja aku menabarak
seorang cewek sampai dia terjatuh. Dengan rasa bersalah ditambah dengan rasa
malu, aku pun menolongnya untuk berdiri. Setelah berdiri aku meminta maaf dan
sekalian mengajaknya berkenalan. “maaf ya.. telah menabarakmu sampai jatuh.”
Kataku. “iya kak, gak apa-apa kok” katanya. “kenalkan aku Fauzi, anak kelas 9,” kataku.
“aku Melody kak, anak kelas 7” katanya. “aku duluan ya, udah telat tu, km juga
cepet-cepet ke lapangan!!” kataku. “iya kak” katanya. Aku pun terus ke lapangan
upacara sementara Melody kembali ke kelasanya untuk menaruh tasnya.
Seminggu berlalu setelah
kejadian itu, tanpa sadar ternyata setiap hari Melody memperhatikanku. Akhirnya
pada suatu hari di kantin sekolah, tiba-tiba Melody menghampiriku. “siang kak,
bolehkah aku duduk di sini??”, sapa Melody. “pagii, silahkan-silahkan, jangan
malu-malu, anggap saja rumah sendiri.” Jawabku. Kami pun terus mengobrol smbil
menikmati makanan kami. Tanapa terasa bell tanda masuk telah berbunyi. Sebelum
berpisah Melody meminta nomer hape ku “kak, kalo boleh minta nomor hp mu dong”
katanya. “tentu saja boleh, ini” kataku sambil memberikan potongan kertas yang
bertuliskan nomor hapeku. Kamipun langsung menuju ke kelas masing-masing.
Hari demi hari, minggu demi
minggu, bulan demi bulan kami lewati, tanpa terasa sudah setahun berlalu. Saat
ini adalah ujian kenaikan kelas, kebetulaan saat ujian aku satu meja dengan
Melody. Kami berdua mengerjakan soal ujian degan sungguh-sungguh. Seminggu
berlalu, ujian pun selesai. Setelah selesai ujian, di sekolah kami biasanya
mengadakan pensi kecil-kecilan. Kami berdua pun menonton pensi itu
bersama-sama. Saat pensi itu berlangsung, tiba-tiba Melody berkata “kak ikut
aku sebentar” katanya. “mau kemana??” jawabku. “ikut aja dulu Kak!!” katanya.
Tanpa berkata apa-apa, aku pun mengikutinya, ternyata Melody mengajakku ke mall
di samping sekolah. Disana dia mengajakku ke sebuah tempat makan. Disana kami
mengobrol kesana-kesini tidak jelas. Obrolan kami pun semakin asik. Tiba-tiba
tanpa disengaja tanpa diduga, pacarku yang bernama Lina lewat di tempat itu dan
memlihat ku sedang berduaan dengan Melody, pada saat itu juga Lina langsung
berlari keluar dari mall itu sambil menangis. Aku pun yang merasa bersalah
mencoba mengejarnya dan ingin menjelaskan kejadian sebenarnya, tapi belum
sempat terkejar, Lina pun sudah masuk ke dalam mobil dan langsung tancap
gas. Aku pun berusaha menelepon, SMS,BBM, Whatsapps untuk menjelaskan kejadian
tadi, tetapi g di hiraukan. Sambil terus berusaha menghubungi Lina, aku pun
kembali ketempat Melody tadi. Sampainya disana, aku terkejut karena Melody
sudah tidak ada disana, yang ku temukan disana Cuma selembar tissu yang
bertuliskan ( terima kasih kak, kamu telah memberi harapan kepadaku, dan sebenarnya
aku suka padamu, terimakasih sekali lagi.. Melody). Sejak saat itu
Melody dan Lina tidak bisa aku hubungi, bahkan setiap aku kerumah mereka,
penjaga rumahnya selalau bialang kalo mereka tidak ada di rumah. Begitupun di
kelas Melody, kata teman-temanya Melody sudah beberapa hari tidak masuk.
By ; Muhammad Nur Fauzi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar